Ubaidillah dan Ikhsan Mahmudi Ajak Santri Menulis sebagai Healing dan Prestasi
Rangkaian Road to Pemilihan Duta Santri Nasional 2025 kembali hadir dengan forum inspiratif DUSAN TALK #5yang mengangkat tema unik dan relevan: “Menulis Itu Healing: Curhat Jadi Karya, Galau Jadi Juara.” Acara ini akan diselenggarakan pada Sabtu, 21 Juni 2025 pukul 19.30 WIB melalui Instagram Live @dutasantrinasional.id.
Forum ini menghadirkan dua narasumber santri inspiratif, yaitu Ubaidillah (Duta Santri Nasional Putra 2021) dan Ikhsan Mahmudi S (Duta Santri Nasional Jawa Timur 2023). Keduanya akan berbagi pengalaman dan kiat menulis sebagai media ekspresi, pengobatan batin, sekaligus jalan menuju prestasi.
Tema menulis dipilih karena literasi dianggap salah satu pilar penting dalam membentuk santri yang tangguh dan berdaya saing. Menulis bukan hanya sarana menuangkan gagasan, tetapi juga wadah untuk menyembuhkan diri dari kegelisahan. Melalui tulisan, curahan hati dapat berubah menjadi karya bernilai, bahkan mampu mengantarkan santri meraih juara.
Ubaidillah, dengan pengalamannya sebagai Duta Santri Nasional Putra 2021, menekankan bahwa menulis adalah cara santri meninggalkan jejak intelektual. “Ketika kita menulis, kita sedang mengabadikan pikiran, perasaan, sekaligus doa. Curhat bisa jadi karya, dan karya bisa menginspirasi banyak orang,” ungkapnya.
Sementara itu, Ikhsan Mahmudi S menyoroti pentingnya menulis di kalangan santri muda. Ia meyakini bahwa menulis dapat menjadi ruang healing yang produktif. “Banyak anak muda galau, tapi tidak tahu cara menyalurkannya. Menulis bisa menjadi jawaban, bahkan bisa membawa kita menjadi juara di kompetisi literasi,” tuturnya.
Program DUSAN TALK yang digagas dalam kerangka Santri Excellence Hub bertujuan memperkuat kapasitas santri dalam berbagai bidang, termasuk literasi dan kreativitas. Diskusi ini juga menjadi ruang bertukar pengalaman dan motivasi bagi santri di seluruh Indonesia.
Sebagai bagian dari Road to Pemilihan Duta Santri Nasional 2025, DUSAN TALK #5 diharapkan mampu menumbuhkan semangat menulis di kalangan santri. Dengan menulis, santri tidak hanya memperkaya khazanah literasi pesantren, tetapi juga mampu berkontribusi lebih luas di tingkat nasional dan global.
Melalui forum ini, Duta Santri Nasional berkomitmen terus menghadirkan ruang inspiratif agar santri semakin percaya diri, kreatif, dan produktif. Dari pesantren lahir karya, dari karya lahir juara, dan dari juara lahir generasi santri yang siap membangun peradaban bangsa.







