Pemilihan Duta Santri Nasional 2021

Pemilihan Duta Santri Nasional edisi ketiga sejatinya dijadwalkan berlangsung pada tahun 2020. Namun, pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia membuat ajang tersebut harus ditunda selama satu tahun. Dengan semangat adaptasi dan tetap menjaga protokol kesehatan, pemilihan akhirnya digelar pada tahun 2021. Penyelenggaraan ini sekaligus menandai kembalinya semarak perhelatan santri setelah masa krisis pandemi.

PW Fatayat NU Daerah Istimewa Yogyakarta kembali tampil sebagai penyelenggara utama. Mereka berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan, lembaga negara, organisasi masyarakat, dan mitra strategis. Keterlibatan beragam pihak tersebut memperkuat posisi pemilihan ini sebagai agenda besar santri tingkat nasional. Yogyakarta sekali lagi menjadi tuan rumah yang menegaskan diri sebagai pusat gerakan santri di Indonesia.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan babak semifinal yang diselenggarakan di Gedung Multipurpose UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 20 Oktober 2021. Babak ini diikuti oleh dua belas finalis terbaik yang berhasil menyisihkan ribuan pendaftar dari seluruh Indonesia. Para finalis kemudian melanjutkan kompetisi ke babak puncak yang diadakan di Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada pada 21 Oktober 2021. Malam final berlangsung meriah dan dipadukan dengan Festival Halal Fashion serta Santri Award 2021.

Pemilihan tahun 2021 menampilkan berbagai kategori penghargaan yang semakin memperkaya tradisi Duta Santri Nasional. Selain Juara Umum Putra dan Putri, diberikan pula gelar Duta Santri Persahabatan, Duta Santri Favorit, serta Runner-Up. Ragam kategori ini menunjukkan bahwa santri tidak hanya dinilai dari satu aspek, melainkan juga dari kemampuan membangun jejaring, meraih dukungan publik, dan menampilkan keunggulan individual. Semua kategori dirancang untuk mendorong potensi santri agar berkembang lebih luas.

Pada malam puncak, ditentukanlah peraih gelar Duta Santri Nasional 2021. Untuk kategori putra, gelar utama diraih oleh Ubaidillah dari Institut Agama Islam Negeri Kediri, Jawa Timur. Sementara itu, untuk kategori putri, predikat tertinggi disandang oleh Yayuk Siti Khotijah dari Pondok Pesantren Modern 4 Bahasa Al Muhibbin, Jatirogo, Tuban. Keduanya tampil sebagai representasi generasi santri yang cerdas, inovatif, dan berkomitmen.

Selain pemenang utama, penghargaan lain turut diberikan kepada peserta dengan prestasi khusus. Duta Santri Persahabatan diraih oleh Muhammad Fahmi Reksa Alfarisi dari Bandung dan Hanna Shefia dari Bekasi. Gelar Duta Santri Favorit dimenangkan oleh Sayyid Al Umam dari Medan dan Rania Nurul Rizqia dari Sukabumi. Adapun gelar Runner-Up disematkan kepada Kholida Nailil Muna dari Bantul dan Dede Dendi dari Bandung.

Festival Halal Fashion 2021 juga menjadi bagian penting dari rangkaian acara. Ajang ini menghadirkan karya para desainer santri yang menampilkan busana halal dan modern. Tiga karya terbaik diraih oleh Hesti Purwandari dari Gunungkidul, Rohmania Citra Ayu P dari Surabaya, dan Iis Faizul Wafa dari Cirebon. Kehadiran festival ini menunjukkan bahwa santri tidak hanya berkutat pada pendidikan pesantren, tetapi juga mampu berkontribusi dalam industri kreatif.

Seiring dengan itu, Santri Award 2021 diberikan kepada individu-individu berprestasi di berbagai bidang. Penghargaan ini meliputi bidang agama, diaspora, kewirausahaan, sains dan teknologi, sosial-politik, kesehatan-lingkungan, serta seni, budaya, dan olahraga. Setiap penerima penghargaan dipandang telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional. Santri Award memperluas cakrawala pengakuan publik terhadap peran santri di berbagai lini kehidupan.

Dengan rangkaian acara yang komprehensif, Pemilihan Duta Santri Nasional 2021 menjadi catatan penting dalam sejarah santri Indonesia. Penundaan akibat pandemi tidak mengurangi semangat, bahkan justru melahirkan inovasi baru yang memperkuat jangkauan acara. Dari ribuan peserta yang mendaftar hingga lahirnya duta-duta santri terbaik, ajang ini membuktikan bahwa santri mampu beradaptasi, berprestasi, dan berkontribusi dalam menghadapi tantangan zaman.