Pemilihan Duta Santri Nasional 2018

Pemilihan Duta Santri Nasional tahun 2018 menjadi kelanjutan dari tonggak sejarah yang dimulai pada 2016. Setelah kesuksesan penyelenggaraan pertama, kebutuhan akan wadah bagi santri untuk berkiprah di tingkat nasional semakin besar. Ajang ini lahir dari semangat Hari Santri Nasional yang ditetapkan pemerintah pada 2015. Tahun 2018 pun menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran santri dalam pembangunan bangsa.
Penyelenggara utama Pemilihan Duta Santri Nasional 2018 adalah PW Fatayat NU Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini juga didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi DIY serta sejumlah mitra strategis. Kolaborasi tersebut memperkuat posisi pemilihan ini sebagai agenda penting dalam pengembangan potensi santri. Dengan kerjasama yang luas, acara berlangsung lebih terstruktur dan profesional.
Tahun 2018, sebanyak 20 santri terbaik dari berbagai provinsi berhasil lolos menjadi finalis. Mereka dipilih melalui proses seleksi yang ketat untuk menjamin kualitas peserta yang tampil di tingkat nasional. Kehadiran para finalis membawa keragaman tradisi pesantren dari seluruh Nusantara. Hal ini menegaskan bahwa santri memiliki kesatuan visi dalam keberagaman latar belakang.
Rangkaian acara dimulai dengan tahap pembekalan di Gedung PWNU DIY. Para finalis mendapatkan arahan, materi, serta pendampingan agar siap menghadapi tahapan selanjutnya. Tahap ini juga memperkuat mental dan wawasan mereka sebagai calon duta. Dengan begitu, para peserta memasuki babak berikutnya dengan kesiapan yang lebih matang.
Setelah pembekalan, semifinal dilaksanakan di Gedung Multi Purpose (MP) Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pada tahap ini, para finalis diuji dalam berbagai aspek yang mencerminkan kapasitas seorang duta. Penilaian tidak hanya menekankan kecerdasan, tetapi juga kepribadian, kepemimpinan, dan integritas. Semua peserta berusaha menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan penilai.
Grand Final kemudian digelar di Graha Wana Bhaktiyasa Yogyakarta. Acara puncak ini menjadi momen penentuan bagi seluruh finalis setelah melewati rangkaian proses seleksi. Para peserta tampil dengan penuh percaya diri untuk mempresentasikan diri mereka. Kehadiran tokoh, tamu undangan, dan masyarakat menambah kemeriahan malam final tersebut.
Dari hasil penilaian menyeluruh, terpilihlah dua sosok sebagai pemenang utama. M. Yusuf Erick Sembiring dinobatkan sebagai Duta Santri Nasional Putra 2018. Naela Hidayatul Mukaromah berhasil meraih gelar Duta Santri Nasional Putri 2018. Keduanya menjadi simbol santri muda yang cerdas, moderat, dan berkarakter.
