Duta Santri Nasional Gelar Bedah Buku Karya Yayuk Siti Khotijah: Diskursus Al-Qur’an & Tantangan Sosial Kontemporer
Dalam rangkaian Road to Pemilihan Duta Santri Nasional 2025, Yayasan Duta Santri Nasional menggelar acara Bedah Buku dengan tema “Diskursus Al-Qur’an & Tantangan Sosial Kontemporer.” Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 21 Juni 2025 pukul 19.00 WIB secara daring melalui Zoom Meeting, dan terbuka gratis bagi santri maupun masyarakat umum.
Buku yang dibedah merupakan karya dari Yayuk Siti Khotijah, Duta Santri Nasional Putri 2021, yang sekaligus akan hadir sebagai narasumber utama. Diskusi ini akan dipandu oleh Aliya Hidayatika, Duta Santri Nasional DIY 2023, sebagai moderator.
Buku karya Yayuk ini membahas relevansi Al-Qur’an dalam menghadapi berbagai tantangan sosial kontemporer. Dari isu disrupsi digital, perubahan sosial, hingga problematika generasi muda, Yayuk mengajak pembaca untuk menafsirkan pesan-pesan Al-Qur’an secara kontekstual agar tetap aplikatif di setiap zaman.
Dalam keterangannya, Yayuk Siti Khotijah menjelaskan bahwa karyanya lahir dari kegelisahan intelektual sekaligus pengalaman nyata di tengah masyarakat. “Al-Qur’an bukan hanya kitab bacaan, tetapi juga sumber inspirasi solusi. Tantangannya adalah bagaimana kita mampu menggali makna yang kontekstual, sehingga bisa menjadi jawaban atas problem sosial hari ini,” ujarnya.
Moderator Aliya Hidayatika menambahkan, forum bedah buku ini akan menjadi momentum penting bagi santri untuk memperluas wawasan. “Tradisi intelektual pesantren harus terus hidup. Dengan membaca karya santri dan mendiskusikannya, kita menguatkan literasi dan menumbuhkan kesadaran kritis,” jelasnya.
Program Bedah Buku yang menjadi bagian dari Santri Excellence Hub hadir sebagai wadah literasi akademis sekaligus ruang dialog intelektual bagi santri. Melalui kegiatan ini, santri didorong untuk aktif menulis, membaca, sekaligus mengkritisi isu-isu kontemporer dengan perspektif keislaman yang moderat dan solutif.
Bedah Buku ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi bagi karya santri, tetapi juga menginspirasi generasi muda pesantren untuk berani menulis dan menerbitkan pemikiran mereka. Dari karya-karya seperti ini, wajah baru intelektual santri Indonesia akan semakin dikenal dan mendapat tempat.
Sebagai bagian dari Road to Pemilihan Duta Santri Nasional 2025, kegiatan ini menegaskan komitmen Yayasan Duta Santri Nasional dalam membangun ekosistem literasi yang kuat di kalangan santri. Dari pesantren lahir karya, dari karya lahir pemikiran, dan dari pemikiran lahir perubahan bagi bangsa.







